I praise Allah for sending me you my love
You found me home and sail with me
And I`m here with you
Now let me let you know
You`ve opened my heart
I was always thinking that love was wrong
But everything was changed when you came along
And theres a couple words I want to say
For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you.loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I…I`ll be there for you
I know that deep in my heart
I feel so blessed when I think of you
And I ask Allah to bless all we do
You`re my wife and my friend and my strength
And I pray we`re together eternally
Now I find myself so strong
Everything changed when you came along
And theres a couple word I want to say
I know that deep in my heart now that you`re here
Infront of me I strongly feel love
And I have no doubt
And I`m singing loud that I`ll love you eternally
I know that deep in my heart..
(maher zain)
私の夢、努力、祈り
bermimpilah ... gapailah mimpi itu dengan usaha yang terbaik ... dan genapkanlah dengan doa yang tulus dan ikhlas karena-Nya
Senin, 24 Mei 2010
seuntai doa hamba ...
A'udzubillahi minashyaithonirrajim ...
Bismillahirrahmanirrahim ...
Allahumma sholli 'ala saidina Muhammad ...
Wa 'ala ali saidina Muhammad ...
Ya Allah engkau yang memegang jiwa hamba
Engkau yang Maha mengetahui segala kebutuhan dan kemauan hamba
Dengan segala dosa dan maksiat yang telah hamba lakukan
Hamba tersimpu malu untuk memohon padaMu
karena kepada siapa lagi hamba harus memohon
selain padaMu Ya Allah
Maafkan segala khilaf dan dosa hambaMu ini Ya Allah ...
Ya Allah, hamba yakin rizki setiap hambaMu telah tertulis dalam Lauhil Mafudz
Telah kau sediakan rizkiMu seluas langit dan bumi
Namun rizki itu tak akan datang dengan sendirinya, dan
Engkau telah mensyariatkan untuk berusaha dalam menjemput rizkiMu
Ya Allah berikanlah kemudahan dalam usaha hamba menjemput rizkiMu
Berikanlah hamba kesempatan untuk menikmati setiap proses penjemputan rizkiMu
selalu ada dalam bimbinganMu
bila engkau menempatkan hamba pada sebuah tempat
tempatkanlah hamba pada tempat usaha yang seiring dengan syariatMu
tempat yang memberikan kesempatan untuk tetap menomorsatukan ibadah padaMu
dengan memberikan tempat bersujud padaMu,
dengan memberikan waktu untuk bertemu denganMu, baik disaat waktu yang wajib maupun disaat waktu sunah yang Engkau anjurkan sebagai penyempurna
Hamba berharap dengan kesibukan dunia itu, hamba tak ingin melalaikan bekal akhirat hamba
tepatnya salat di awal waktu dan berjamaah
kontinuitas dalam membuka kunci keberkahan rizkiMu dengan salat Dhuha,
harapan untuk memperoleh cahaya dalam kubur dengan menjaga salat Tahajud,
kemudahan dalam menjawab pertanyaan kubur dengan membaca Al-Qur'an,
kemudahan melewati Shirotol Mustaqim dengan Puasa dan Sedekah
dan mendapatkan perlindungan dan ridho Allah pada hari Hisab melalui Dzikrullah…
sungguh ini tidak idealis, karena hamba yakin pasti ada satu dari sekian banyak tempat yang memberikan kesempatan ini…
jauhkan hamba dari tempat hamba berusaha yang memaksa hamba untuk menjauh dariMu,
melupakan seruanMu melalui adzan,
melewatkan pembagian kunci rizki melalui solat Dhuha …
hamba tak ingin mengorbankan salat di awal waktu dan berjamaah karena kesibukan jadwal kerja
tak ingin meninggalkan salat Dhuha karena harus memulai kerja di saat matahari mulai muncul sepenggalan
tak ingin melewatkan dzikir selepas subuh karena harus berangkat kerja selepas subuh
tak ingin menginggalkan saum sunat karena beratnya pekerjaan yang dilakukan
tak ingin meninggalkan keluarga karena harus bekerja penuh waktu
tak ingin melalaikan salat Tahajud karena harus bergadang dan tak sempatkan tidur
Bekerjalah seperti kau akan hidup selamanya
Beribadahlah seperti kau akan mati besok
Ya Allah luruskanlah niat hamba dalam bekerja ini,
bukan karena uang dan materi tetapi hanya semata-mata untuk menggapai keridhoanMu
jauhkan hamba dari pemikiran bahwa bekerja untuk mendapatkan uang
karena apalah uang bila hamba melalaikan kewajiban dan tugas hamba di dunia ini
berikanlah hamba rizki yang cukup dan banyak, cukup untuk memenuhi kebutuhan hamba dan banyak untuk hamba sodaqohkan
berikanlah kemudahan untuk bersadaqah, bukan ketika kaya namun dalm kondisi miskin sekali pun
hamba yang miskin tetapi bersabar itu baik, hamba yang kaya tetapi dia bersyukur itu lebih baik, namun hamba yang kaya tetapi dia bersabar itu jauh lebih baik,
maka jadikanlah hamba menjadi hambaMu yang kaya
kaya akan iman, harta serta sehat lahir dan batin
Ya Allah, inilah pengharapan hamba padaMu
Kau pasti mendengarnya dan pasti akan menjawabnya
tidak sekarang, mungkin esok, lusa atau nanti di akhiratMu
karena hamba yakin, enkau selalu memberi sesuatu indah pada waktunya…
Dalam keheningan malam
HambaMu
Bismillahirrahmanirrahim ...
Allahumma sholli 'ala saidina Muhammad ...
Wa 'ala ali saidina Muhammad ...
Ya Allah engkau yang memegang jiwa hamba
Engkau yang Maha mengetahui segala kebutuhan dan kemauan hamba
Dengan segala dosa dan maksiat yang telah hamba lakukan
Hamba tersimpu malu untuk memohon padaMu
karena kepada siapa lagi hamba harus memohon
selain padaMu Ya Allah
Maafkan segala khilaf dan dosa hambaMu ini Ya Allah ...
Ya Allah, hamba yakin rizki setiap hambaMu telah tertulis dalam Lauhil Mafudz
Telah kau sediakan rizkiMu seluas langit dan bumi
Namun rizki itu tak akan datang dengan sendirinya, dan
Engkau telah mensyariatkan untuk berusaha dalam menjemput rizkiMu
Ya Allah berikanlah kemudahan dalam usaha hamba menjemput rizkiMu
Berikanlah hamba kesempatan untuk menikmati setiap proses penjemputan rizkiMu
selalu ada dalam bimbinganMu
bila engkau menempatkan hamba pada sebuah tempat
tempatkanlah hamba pada tempat usaha yang seiring dengan syariatMu
tempat yang memberikan kesempatan untuk tetap menomorsatukan ibadah padaMu
dengan memberikan tempat bersujud padaMu,
dengan memberikan waktu untuk bertemu denganMu, baik disaat waktu yang wajib maupun disaat waktu sunah yang Engkau anjurkan sebagai penyempurna
Hamba berharap dengan kesibukan dunia itu, hamba tak ingin melalaikan bekal akhirat hamba
tepatnya salat di awal waktu dan berjamaah
kontinuitas dalam membuka kunci keberkahan rizkiMu dengan salat Dhuha,
harapan untuk memperoleh cahaya dalam kubur dengan menjaga salat Tahajud,
kemudahan dalam menjawab pertanyaan kubur dengan membaca Al-Qur'an,
kemudahan melewati Shirotol Mustaqim dengan Puasa dan Sedekah
dan mendapatkan perlindungan dan ridho Allah pada hari Hisab melalui Dzikrullah…
sungguh ini tidak idealis, karena hamba yakin pasti ada satu dari sekian banyak tempat yang memberikan kesempatan ini…
jauhkan hamba dari tempat hamba berusaha yang memaksa hamba untuk menjauh dariMu,
melupakan seruanMu melalui adzan,
melewatkan pembagian kunci rizki melalui solat Dhuha …
hamba tak ingin mengorbankan salat di awal waktu dan berjamaah karena kesibukan jadwal kerja
tak ingin meninggalkan salat Dhuha karena harus memulai kerja di saat matahari mulai muncul sepenggalan
tak ingin melewatkan dzikir selepas subuh karena harus berangkat kerja selepas subuh
tak ingin menginggalkan saum sunat karena beratnya pekerjaan yang dilakukan
tak ingin meninggalkan keluarga karena harus bekerja penuh waktu
tak ingin melalaikan salat Tahajud karena harus bergadang dan tak sempatkan tidur
Bekerjalah seperti kau akan hidup selamanya
Beribadahlah seperti kau akan mati besok
Ya Allah luruskanlah niat hamba dalam bekerja ini,
bukan karena uang dan materi tetapi hanya semata-mata untuk menggapai keridhoanMu
jauhkan hamba dari pemikiran bahwa bekerja untuk mendapatkan uang
karena apalah uang bila hamba melalaikan kewajiban dan tugas hamba di dunia ini
berikanlah hamba rizki yang cukup dan banyak, cukup untuk memenuhi kebutuhan hamba dan banyak untuk hamba sodaqohkan
berikanlah kemudahan untuk bersadaqah, bukan ketika kaya namun dalm kondisi miskin sekali pun
hamba yang miskin tetapi bersabar itu baik, hamba yang kaya tetapi dia bersyukur itu lebih baik, namun hamba yang kaya tetapi dia bersabar itu jauh lebih baik,
maka jadikanlah hamba menjadi hambaMu yang kaya
kaya akan iman, harta serta sehat lahir dan batin
Ya Allah, inilah pengharapan hamba padaMu
Kau pasti mendengarnya dan pasti akan menjawabnya
tidak sekarang, mungkin esok, lusa atau nanti di akhiratMu
karena hamba yakin, enkau selalu memberi sesuatu indah pada waktunya…
Dalam keheningan malam
HambaMu
Senin, 25 Januari 2010
Selasa, 19 Januari 2010
tutorial hidup dari seorang Uswatul Hasanah, Muhammad SAW
I. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW SEKITAR SHALAT
1. Selalu shalat sunnah fajar
2. Meringankan shalat sunnah fajar
3. Membaca surat Al-Ikhlas dan Al-Kafirun dalam shalat fajar (ayat lain yang dibaca Nabi dalam shalat sunnah fajar)
4. Berbaring sejenak setelah shalat sunnah fajar
5. Mengerjakan shalat sunnah di rumah
6. Selalu shalat sunnah empat rakaat sebelum dhuhur
7. Mengganti dengan empat rakaat setelah duhur jika tidak sempat shalat sebelumnya
8. Shalat sunnah dua atau empat rakaat sebelum ashar
9. Shalat sunnah dua rakaat sesudah maghrib
10. Shalat sunnah setelah Isya’
11. Mengakhirkan shalat Isya’
12. Memanjangkan rakaat pertama dan memendekkan rakaat kedua
13. Selalu shalat malam (waktu shalat malam Rasulullah saw)
14. Menggosok gigi apabila bangun malam
15. Membuka shalat malam dengan 2 rakat ringan
16. Shalat malam sebelas rakaat (format shalat malam Nabi sebelas rakaat)
17. Memanjangkan shalat malamnya
18. Membaca surat Al-A’la, Al-Kafirun dan Al-Ikhlas dalam shalat witir
19. Mengganti shalat malam di siang hari jika berhalangan
20. Shalat dhuha empat rakaat
21. Tetap duduk hingga matahari bersinar setelah shalat subuh
22. Meluruskan shaf sebelum mulai shlaat jama’ah
23. Mengangkat kedua tangan saat takbiratul ihram, akan ruku’ dan bangun dari ruku’
24. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri
25. Mengarahkan pandangan ke tempat sujud
26. Merenggangkan kedua tangan ketika sujud hingga tampak ketiaknya yang putih
27. Memberi isyarat dengan jari telunjuk ketika tasyahhud dan mengarahkan pandangan ke arah jari telunjuk
28. Meringankan tasyahhud pertama
29. Meringankan shalat jika berjama’ah
30. Menghadap ke arah kanan makmum selesai shalat jama’ah
31. Bersegera ke masjid begitu masuk waktu shalat
32. Selalu memperbarui wudhu setiap kali akan shalat
33. Tidak menshalatkan jenazah yang masih berhutang
34. Menancapkan tombak sebagai pembatas jika shlaat di tanah lapang
35. Mengajari shalat kepada orang yang baru masuk Islam
II. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DI HARI JUM’AT DAN DUA HARI RAYA
1. Membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan dalam shalat subuh di hari Jum’at
2. Memotong kuku dan kumis setiap hari Jum’at
3. Mandi pada hari Jum’at
4. Memakai pakaian terbaik untuk shalat jum’at
5. Memendekkan khutbah Jum’at dan memanjangkan shalat
6. Serius dalam khutbahnya dan tidak bergurau
7. Duduk di antara dua khutbah Jum’at
8. Membaca surat Al-A’la dan Al-Ghasyiyah dalam shalat Jum’at
9. Shalat sunnah setelah jum’at
10. Tidak langsung shalat sunnah setelah Jum’at
11. Mandi sebelum berangkat shalat Id
12. Memakai pakaian teraik ketika shalat Id
13. Makan terlebih dahulu sebelum berangkat shalat Idul Fitri
14. Baru makan sepulang dari melaksanakan shalat Idul Adha
15. Shalat Id di tanah lapang
16. Mengajak semua keluarganya ke tempat shalat Id
17. Memperlambat pelaksanaan shalat Idul Fitri dan mempercepat pelaksanaan shalat Idul Adha
18. Langsung shalat Id tanpa Adzan dan Iqomah
19. Dua kali khutbah dengan diselingi duduk
20. Pergi dan pulang melalui jalan yang berbeda
21. Berjalan kaki menuju tempat shalat Id
22. Membaca surat Qaaf dan Al-Qamar dalam shalat Id
23. Menyembelih hewan kurban di tempat pelaksanaan shalat Id
III. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM MASALAH PUASA
1. Puasa dan berbuka secara seimbang
2. Berbuka puasa sebelum shalat maghrib
3. Berbuka dengan korma
4. Tetap puasa meskipun bangun dalam keadaan junub
5. Berpuasa jika tidak mendapatkan makanan di pagi hari
6. Membatalkan puasa sunnah jika memang ingin makan
7. Banyak puasa di bulan sya’ban
8. Puasa enam hari syawal
9. Puasa hari Arafah
10. Puasa Asyura atau sepuluh muharam
11. Puasa hari senin dan kami
12. Puasa tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan
13. Mencium istri di siang hari
IV. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DI BULAN RAMADHAN
1. Memperbanyak sedekah
2. Memperbanyak membaca Al-Qur’an
3. Mengakhirkan waktu sahur
4. Puasa wishal
5. Memperbanyak shalat malam (menghidupkan malam ramadhan)
6. I’tikaf
7. Menghidupkan sepuluh malam terakhir dan membangunkan keluarganya
8. Menyuruh para sahabat agar bersungguh-sungguh mencari lailatul qadar
V. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM MAKAN DAN MINUM
1. Tidak pernah mencela makanan
2. Tidak makan sambil bersandar
3. Makan dan minum dengan tangan kanan
4. Makan dengan tiga jari
5. Menjilati jari-jemari dan tempat makan selesai makan
6. Mengambil nafas tiga kali ketika minum
7. Minum dengan duduk dan berdiri
8. Mulai makan dari pinggir tempat makan
9. Berdo’a sebelum dan sesudah makan
10. Tidak pernah kenyang dua hari berturut-turut
11. Tidak pernah makan di depan meja makan
VI. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM TIDURNYA
1. Tidur dalam keadaan suci
2. Tidur di atas bahu sebelah kanan
3. Meletakkan tangan di bawah pipi
4. Meniup kedua tangan dan membaca do’a lalu mengusapkannya ke badan
5. Tidak suka tidur sebelum Isya’
6. Tidur pada awal malam dan bangun di sepertiga akhir
7. Berwudlu dulu jika akan tidur dalam keadaan junub
8. Berdo’a sebelum dan setelah bangun tidur
9. Membaca do’a jika terjaga dari tidur
10. Tidur matanya namun tidak tidur hatinya
11. Menyilangkan kaki jika tidur di masjid
12. Tidur hanya beralaskan tikar
13. Tidak menyukai tidur tengkurap
VII. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM BEPERGIAN
1. Berlindung kepada Allah dari beban perjalanan jika hendak bepergian
2. Sengang bepergian pada hari kamis
3. Senang pergi pada pagi hari
4. Menyempatkan tidur dalam perjalanan di malam hari
5. Melindungi diri atau menjauh jika buang haajt
6. Berada di barisan belakang saat bepergian
7. Bertakbir tiga kali ketika telah berada di atas kendaraan
8. Bertakbir saat jalanan naik dan bertasbih saat jalanan menurun
9. Berdo’a jika tiba waktu malam
10. Berdo’a jika melihat fajar dalam perjalanan
11. Berdo’a ketika kembali dari bepergian
12. Mendatangi masjid terlebih dahulu saat baru tiba dan shalat dua raka’at
13. Mengundi istri-istrinya jika bepergian
14. Shalat di atas kendaraan
15. Menghadap ke arah kiblat terlebih dahulu jika shalat di atas kendaraan
16. Mendo’akan orang yang ditinggal pergi
17. Mendo’akan orang yang akan bepergian
18. Memberi bagian tersendiri kepada orang yang diutus pergi
VIII. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM DZIKIR DAN DO’ANYA
1. Senang berdoa dengan do’a yang ringkas
2. Membaca istighfar tiga kali dan berdzikir selepas shalat
3. Membaca istighfar tujuh puluh kali hingga seratus kali setiap hari
4. Membaca shalat dan salam atas dirinya jika masuk dan keluar dai masjid
5. Membaca do’a di pagi dan sore hari
6. Membaca do’a di akhir majlis
7. Membaca do’a saat keluar rumah
8. Berdo’a jika masuk dan keluar kamar kecil
9. Berdoa jika memakai pakaian baru
10. Berdo’a jika merasa sakit
11. Berdo’a jika melihat bulna
12. Memanjatkan do’a di saat sulit
13. Berdo’a jiika takut pada suatu kaum adan saat bertemu musuh
14. Berdo’a jika bertiup angin kencang
IX. PERNIK-PERNIK KEBIASAAN NABI SAW
1. Selalu mengingat Allah di setiap waktu
2. Mengulangi perkataan hingga tiga kali dan bicara dengan suara yang jelas
3. Selalu mendahulukan yang kanan
4. Menutup mulut dan merendahkan suara apabial bersin
5. Tidak menolak jika diberi minyak wangi
6. Tidak pernah menolak hadiah
7. Selalu memilih yang lebih mudah
8. Bersujud syukur jika mendapat kabar gembira
9. Bersujud tilawah jika membaca ayat sajdah
10. Tidak datang ke rumah pada wkatu malam melainkan pada pagi dan sore hari
11. Tidak suka berbincang-bincang setelah Isya’
12. Tidak senang menyimpan harta dan selalu memberi jika ada yang meminta
13. Mengulang salam hingga tiga kali
14. Turut mengerjakan pekerjaan rumah
15. Pergi ke masjid Quba setiap sabtu
16. Sangat marah jika hukum Allah dilanggar namun tidak marah jika dirinya disakiti
17. Berubah warna mukanya jika tidak menyukai sesuatu
18. Memilih waktu yang tepat dalam menasehati
19. Tidak bohong dalam bergurau
20. Berdiri apabila melihat iringan jenazah
21. Baru mengangkat pakaian jika telah dekat dengan tanah saat buang hajat
22. Buang air kecil dengan jongkok
23. Bermusyawarah jika membicarakan suatu masalah yang penting
24. Menyuruh istrinya agar memakai kain jika ingin menggaulinya dalam keadaan haidh
(Akaha, Abduh Zulfidar, 160 Kebiasaan Nabi saw, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta Timur, cetakan I, 2002)
1. Selalu shalat sunnah fajar
2. Meringankan shalat sunnah fajar
3. Membaca surat Al-Ikhlas dan Al-Kafirun dalam shalat fajar (ayat lain yang dibaca Nabi dalam shalat sunnah fajar)
4. Berbaring sejenak setelah shalat sunnah fajar
5. Mengerjakan shalat sunnah di rumah
6. Selalu shalat sunnah empat rakaat sebelum dhuhur
7. Mengganti dengan empat rakaat setelah duhur jika tidak sempat shalat sebelumnya
8. Shalat sunnah dua atau empat rakaat sebelum ashar
9. Shalat sunnah dua rakaat sesudah maghrib
10. Shalat sunnah setelah Isya’
11. Mengakhirkan shalat Isya’
12. Memanjangkan rakaat pertama dan memendekkan rakaat kedua
13. Selalu shalat malam (waktu shalat malam Rasulullah saw)
14. Menggosok gigi apabila bangun malam
15. Membuka shalat malam dengan 2 rakat ringan
16. Shalat malam sebelas rakaat (format shalat malam Nabi sebelas rakaat)
17. Memanjangkan shalat malamnya
18. Membaca surat Al-A’la, Al-Kafirun dan Al-Ikhlas dalam shalat witir
19. Mengganti shalat malam di siang hari jika berhalangan
20. Shalat dhuha empat rakaat
21. Tetap duduk hingga matahari bersinar setelah shalat subuh
22. Meluruskan shaf sebelum mulai shlaat jama’ah
23. Mengangkat kedua tangan saat takbiratul ihram, akan ruku’ dan bangun dari ruku’
24. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri
25. Mengarahkan pandangan ke tempat sujud
26. Merenggangkan kedua tangan ketika sujud hingga tampak ketiaknya yang putih
27. Memberi isyarat dengan jari telunjuk ketika tasyahhud dan mengarahkan pandangan ke arah jari telunjuk
28. Meringankan tasyahhud pertama
29. Meringankan shalat jika berjama’ah
30. Menghadap ke arah kanan makmum selesai shalat jama’ah
31. Bersegera ke masjid begitu masuk waktu shalat
32. Selalu memperbarui wudhu setiap kali akan shalat
33. Tidak menshalatkan jenazah yang masih berhutang
34. Menancapkan tombak sebagai pembatas jika shlaat di tanah lapang
35. Mengajari shalat kepada orang yang baru masuk Islam
II. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DI HARI JUM’AT DAN DUA HARI RAYA
1. Membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan dalam shalat subuh di hari Jum’at
2. Memotong kuku dan kumis setiap hari Jum’at
3. Mandi pada hari Jum’at
4. Memakai pakaian terbaik untuk shalat jum’at
5. Memendekkan khutbah Jum’at dan memanjangkan shalat
6. Serius dalam khutbahnya dan tidak bergurau
7. Duduk di antara dua khutbah Jum’at
8. Membaca surat Al-A’la dan Al-Ghasyiyah dalam shalat Jum’at
9. Shalat sunnah setelah jum’at
10. Tidak langsung shalat sunnah setelah Jum’at
11. Mandi sebelum berangkat shalat Id
12. Memakai pakaian teraik ketika shalat Id
13. Makan terlebih dahulu sebelum berangkat shalat Idul Fitri
14. Baru makan sepulang dari melaksanakan shalat Idul Adha
15. Shalat Id di tanah lapang
16. Mengajak semua keluarganya ke tempat shalat Id
17. Memperlambat pelaksanaan shalat Idul Fitri dan mempercepat pelaksanaan shalat Idul Adha
18. Langsung shalat Id tanpa Adzan dan Iqomah
19. Dua kali khutbah dengan diselingi duduk
20. Pergi dan pulang melalui jalan yang berbeda
21. Berjalan kaki menuju tempat shalat Id
22. Membaca surat Qaaf dan Al-Qamar dalam shalat Id
23. Menyembelih hewan kurban di tempat pelaksanaan shalat Id
III. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM MASALAH PUASA
1. Puasa dan berbuka secara seimbang
2. Berbuka puasa sebelum shalat maghrib
3. Berbuka dengan korma
4. Tetap puasa meskipun bangun dalam keadaan junub
5. Berpuasa jika tidak mendapatkan makanan di pagi hari
6. Membatalkan puasa sunnah jika memang ingin makan
7. Banyak puasa di bulan sya’ban
8. Puasa enam hari syawal
9. Puasa hari Arafah
10. Puasa Asyura atau sepuluh muharam
11. Puasa hari senin dan kami
12. Puasa tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan
13. Mencium istri di siang hari
IV. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DI BULAN RAMADHAN
1. Memperbanyak sedekah
2. Memperbanyak membaca Al-Qur’an
3. Mengakhirkan waktu sahur
4. Puasa wishal
5. Memperbanyak shalat malam (menghidupkan malam ramadhan)
6. I’tikaf
7. Menghidupkan sepuluh malam terakhir dan membangunkan keluarganya
8. Menyuruh para sahabat agar bersungguh-sungguh mencari lailatul qadar
V. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM MAKAN DAN MINUM
1. Tidak pernah mencela makanan
2. Tidak makan sambil bersandar
3. Makan dan minum dengan tangan kanan
4. Makan dengan tiga jari
5. Menjilati jari-jemari dan tempat makan selesai makan
6. Mengambil nafas tiga kali ketika minum
7. Minum dengan duduk dan berdiri
8. Mulai makan dari pinggir tempat makan
9. Berdo’a sebelum dan sesudah makan
10. Tidak pernah kenyang dua hari berturut-turut
11. Tidak pernah makan di depan meja makan
VI. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM TIDURNYA
1. Tidur dalam keadaan suci
2. Tidur di atas bahu sebelah kanan
3. Meletakkan tangan di bawah pipi
4. Meniup kedua tangan dan membaca do’a lalu mengusapkannya ke badan
5. Tidak suka tidur sebelum Isya’
6. Tidur pada awal malam dan bangun di sepertiga akhir
7. Berwudlu dulu jika akan tidur dalam keadaan junub
8. Berdo’a sebelum dan setelah bangun tidur
9. Membaca do’a jika terjaga dari tidur
10. Tidur matanya namun tidak tidur hatinya
11. Menyilangkan kaki jika tidur di masjid
12. Tidur hanya beralaskan tikar
13. Tidak menyukai tidur tengkurap
VII. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM BEPERGIAN
1. Berlindung kepada Allah dari beban perjalanan jika hendak bepergian
2. Sengang bepergian pada hari kamis
3. Senang pergi pada pagi hari
4. Menyempatkan tidur dalam perjalanan di malam hari
5. Melindungi diri atau menjauh jika buang haajt
6. Berada di barisan belakang saat bepergian
7. Bertakbir tiga kali ketika telah berada di atas kendaraan
8. Bertakbir saat jalanan naik dan bertasbih saat jalanan menurun
9. Berdo’a jika tiba waktu malam
10. Berdo’a jika melihat fajar dalam perjalanan
11. Berdo’a ketika kembali dari bepergian
12. Mendatangi masjid terlebih dahulu saat baru tiba dan shalat dua raka’at
13. Mengundi istri-istrinya jika bepergian
14. Shalat di atas kendaraan
15. Menghadap ke arah kiblat terlebih dahulu jika shalat di atas kendaraan
16. Mendo’akan orang yang ditinggal pergi
17. Mendo’akan orang yang akan bepergian
18. Memberi bagian tersendiri kepada orang yang diutus pergi
VIII. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM DZIKIR DAN DO’ANYA
1. Senang berdoa dengan do’a yang ringkas
2. Membaca istighfar tiga kali dan berdzikir selepas shalat
3. Membaca istighfar tujuh puluh kali hingga seratus kali setiap hari
4. Membaca shalat dan salam atas dirinya jika masuk dan keluar dai masjid
5. Membaca do’a di pagi dan sore hari
6. Membaca do’a di akhir majlis
7. Membaca do’a saat keluar rumah
8. Berdo’a jika masuk dan keluar kamar kecil
9. Berdoa jika memakai pakaian baru
10. Berdo’a jika merasa sakit
11. Berdo’a jika melihat bulna
12. Memanjatkan do’a di saat sulit
13. Berdo’a jiika takut pada suatu kaum adan saat bertemu musuh
14. Berdo’a jika bertiup angin kencang
IX. PERNIK-PERNIK KEBIASAAN NABI SAW
1. Selalu mengingat Allah di setiap waktu
2. Mengulangi perkataan hingga tiga kali dan bicara dengan suara yang jelas
3. Selalu mendahulukan yang kanan
4. Menutup mulut dan merendahkan suara apabial bersin
5. Tidak menolak jika diberi minyak wangi
6. Tidak pernah menolak hadiah
7. Selalu memilih yang lebih mudah
8. Bersujud syukur jika mendapat kabar gembira
9. Bersujud tilawah jika membaca ayat sajdah
10. Tidak datang ke rumah pada wkatu malam melainkan pada pagi dan sore hari
11. Tidak suka berbincang-bincang setelah Isya’
12. Tidak senang menyimpan harta dan selalu memberi jika ada yang meminta
13. Mengulang salam hingga tiga kali
14. Turut mengerjakan pekerjaan rumah
15. Pergi ke masjid Quba setiap sabtu
16. Sangat marah jika hukum Allah dilanggar namun tidak marah jika dirinya disakiti
17. Berubah warna mukanya jika tidak menyukai sesuatu
18. Memilih waktu yang tepat dalam menasehati
19. Tidak bohong dalam bergurau
20. Berdiri apabila melihat iringan jenazah
21. Baru mengangkat pakaian jika telah dekat dengan tanah saat buang hajat
22. Buang air kecil dengan jongkok
23. Bermusyawarah jika membicarakan suatu masalah yang penting
24. Menyuruh istrinya agar memakai kain jika ingin menggaulinya dalam keadaan haidh
(Akaha, Abduh Zulfidar, 160 Kebiasaan Nabi saw, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta Timur, cetakan I, 2002)
bismika ibtada'na
ku mulai mimpiku, usahaku, dan doaku dengan menyebut namaMu ...
Bismillahirrahmanirrahim ...
Bismillahirrahmanirrahim ...
Langganan:
Komentar (Atom)